Rangkuman Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan sebagai Pemimpin
Nilai-Nilai Kebajikan Universal
Sekolah merupakan sebuah institusi moral yang dirancang untuk membentuk karakter warganya. Sekolah mempunyai pemimpin yang akan menghadapi sebuah situasi sulit dalam mengambil keputusan yang banyak mengandung dilema secara etika dan konflik antara nilai-nilai universal yang sama-sama benar. Keputusan yang diambil akan menjadi refleksi nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh sekolah dan menjadi rujukan bagi seluruh warga sekolah.
Nilai-nilai kebajikan universal seperti Keadilan, Tanggung Jawab, Kejujuran, Bersyukur, Lurus Hati, Berprinsip, Integritas, Kasih Sayang, Rajin, Komitmen, Percaya Diri, Kesabaran, dan masih banyak lagi.
Nilai-nilai kebajikan menurut IBO Primary Years Program (PYP), yaitu:
- Toleransi
- Rasa Hormat
- Integritas
- Mandiri
- Menghargai
- Antusias
- Empati
- Keingintahuan
- Kreativitas
- Kerja sama
- Percaya Diri
- Komitmen
- Cinta Tuhan dan segenap ciptaanNYA
- Kemandirian dan Tanggung jawab
- Kejujuran (Amanah), Diplomatis
- Hormat dan Santun
- Dermawan, Suka Menolong dan Gotong Royong
- Percaya Diri, Kreatif dan Pekerja Keras
- Kepemimpinan dan Keadilan
- Baik dan Rendah Hati
- Toleransi, Kedamaian dan Kesatuan
- Dapat dipercaya
- Lurus Hati
- Pendengar yang Aktif
- Tidak Merendahkan Orang Lain
- Memberikan yang Terbaik dari Diri
- Peduli
- Penalaran
- Bekerja sama
- Keberanian
- Keingintahuan
- Usaha
- Keluwesan/Fleksibilitas
- Berorganisasi
- Kesabaran
- Keteguhan hati
- Kehormatan
- Memiliki Rasa humor
- Berinisiatif
- Integritas
- Pemecahan Masalah
- Sumber pengetahuan
- Tanggung jawab
- Persahabatan
- Empati
- Suara Hati
- Kontrol Diri
- Rasa Hormat
- Kebaikan
- Toleransi
- Keadilan
Perbedaan Antara Dilema Etika dan Bujukan Moral
Empat Paradigma Dilema Etika
- Individu lawan masyarakat (individual vs community)
- Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
- Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
- Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)
Prinsip Dilema Etika
- Saya lakukan karena itu yang terbaik untuk kebanyakan orang (Berpikir Berbasis Hasil AKhir/End-Based Thinking).
- Ikuti prinsip atau aturan-aturan yang telah ditetapkan (Berpikir Berbasis Peraturan/Rule-Based Thinking)
- Memutuskan sesuatu dengan pemikiran apa yang anda harapkan orang lain lakukan terhadap anda (Berpikir Berbasis rasa peduli/Care-Based Thinking)
Konsep Pengambilan dan Pengujian Keputusan
- Mengenali nilai-nilai yang bertentangan
- Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi tersebut
- Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi tersebut
- Pengujian benar atau salah dengan uji legal, uji regulasi, uji intuisi/perasaan, uji publikasi, dan uji panutan.
- Pengujian paradigma benar lawan benar (gunakan 4 paradigma)
- Melakukan prinsip resolusi (gunakan 3 prinsip)
- Investigasi opsi trilema (pilihan keputusan yang lain)
- Buat keputusan
- Lihat lagi keputusan dan refleksikan

Terima kasih atas sharing ilmunya, sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat ilmunya, semangat berbagi...
BalasHapusInformasi yang bermanfaat, terima kasih
BalasHapusPenjelasan yang mudah dipahami. Terimakasih sudah berbagi
BalasHapusSeorang pemimpin perlu memiliki skill dalam membuat keputusan. Keputusan tidak boleh bedasarkan ego diri. Apalagi keputususan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan berbagai kepentingan. Rangkuman yang Bu Irma sampaikan sangat jelas dan informatif. Pemimpin tidak hanya Kepala Sekolah saja , namun guru juga pemimpin pembelajaran dapat menerapkannya. Luar biasa Bu Irma. Semangat go go go power teacher
BalasHapusPenjelasan yang sangat lengkap membantu menambah pemahaman saya, terima kasih Bu Irma
BalasHapus